Janganlah Malu Saat Telat Melanjutkan Pendidikan

Janganlah Malu Saat Telat Melanjutkan Pendidikan – Saat ini sudah semakin banyak orang yang berlomba untuk bisa dengan mudah meraih pendidikan yang cukup tinggi, pendidikan yang cukup tinggi juga akan membuat orang semakin mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang di inginkannya. Namun juga tidak salah jika ingin melanjutkan meski sedikit terlambat.

Tentu kamu sudah berulangkali mendengar pendapat yang menyebutkan bahwa sadar pendidikan itu penting. Melalui rangkaian pendidikan yang dijalani, kamu akan belajar banyak pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman sehingga dapat berproses menjadi manusia yang lebih berkualitas.

Namun sayangnya, tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama. Ada yang selepas sekolah menengah atas dapat langsung melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, dan adapula yang harus berhenti sementara waktu karena suatu hal.

Janganlah Malu Saat Telat Melanjutkan Pendidikan

Jika kamu termasuk orang yang harus berhenti sementara waktu karena suatu hal, berikut alasan mengapa tidak perlu malu meski sedikit telat melanjutkan pendidikan.

1. Tidak ada kata terlambat dalam belajar
Belajar merupakan upaya untuk mengasah diri agar menjadi individu yang lebih baik. Namun sayangnya, banyak yang maplegrovebandb terjebak dalam pemikiran bahwa pendidikan itu dibatasi oleh usia. Tidak jarang seseorang akan merasa minder dan tidak percaya diri ketika menempuh pendidikan dalam usia yang sedikit terlambat.

Jika kamu termasuk orang yang saat ini tengah merasakan hal tersebut, jangan berkecil hati apalagi sampai merasa tidak percaya diri. Belajar merupakan hak semua individu yang dapat dilakukan kapanpun. Bukan sesuatu yang salah apalagi memalukan ketika kamu baru bisa melanjutkan pendidikan setelah lama terhenti karena suatu hal.

2. Kamu memiliki kesadaran penuh bahwa pendidikan itu penting
Hampir semua orang bisa dipastikan setuju dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa pendidikan itu penting. Namun demikian, tidak jarang pula orang yang melanjutkan pendidikan bukan atas kesadarannya sendiri, namun karena keterpaksaan sehingga tidak sungguh-sungguh dalam menjalaninya.

Kembali melanjutkan pendidikan di usia yang sedikit terlewat memang menjadi pertimbangan sendiri. Tentu kamu tidak asal-asalan dengan pilihan tersebut. Pikiranmu sudah cukup dewasa untuk menentukan mana keputusan terbaik. Kamu sadar betul bahwa pendidikan adalah hal yang penting untuk diperhatikan.

3. Upayamu untuk meningkatkan kualitas diri patut diapresiasi
Mungkin banyak yang beranggapan bahwa melanjutkan pendidikan berarti harus kembali belajar dengan setumpuk buku dan materi. Padahal inti dari sebuah pendidikan bukan terletak disitu, namun bagaimana kamu berproses dari waktu ke waktu untuk menjadi manusia yang lebih berkualitas.

Ketika baru bisa melanjutkan pendidikan setelah sekian waktu terhenti, seharusnya kamu bangga akan hal tersebut. Meskipun prosesmu mungkin sedikit terlambat daripada yang lain, namun upayamu untuk terus meningkatkan kualitas diri merupakan hal positif yang layak diapresiasi.

Lakukan Ini untuk Mengatasi Alergi Obat

Lakukan Ini untuk Mengatasi Alergi Obat – Saat ini sudah semakin banyak jenis penyakit yang bisa di derita siapapun juga untuk semakin waspada terhadap apapun yang terjadi kedepannya, jangan pernah mencoba untuk sembarangan dalam melakukan suatu hal.

Aspirin, penisilin, amoxicillin, obat kemoterapi, insulin bahkan krim atau losion kortikosteroid, adalah beberapa contoh obat yang bisa menimbulkan alergi pada beberapa orang. Alih-alih sembuh, orang yang alergi obat tertentu malah bisa merasakan gatal-gatal, sesak nafas, pembengkakan bibir, atau mata merah berair.

Alergi obat gak boleh kamu anggap sepele, karena pada kasus yang parah, keterlambatan mengatasi alergi dan perawatan yang salah bisa memicu syok anafilaksis yang bisa membahayakan keselamatan.

Lakukan Ini untuk Mengatasi Alergi Obat

1. Jangan lagi meminum jenis obat itu
Alergi obat gak langsung terasa seperti alergi yang dipicu oleh makanan. Biasanya reaksi alergi baru bakal muncul bertahap sesuai dengan antibodi atau kekebalan tubuh yang terbangun untuk memerangi obat tersebut. Boleh jadi, pada konsumsi obat berikutnya, antibodi melawan substansi dari obat tersebut dan menimbulkan alergi.

Pada kasus ringan, biasanya alergi bakal sembuh beberapa hari usai caldwellcountyhcc  penghentian konsumsi obat. Kalau kamu mulai merasakan gejala alergi, jangan paksakan diri untuk meminum obat sesuai dosis di waktu berikutnya. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker tentang reaksi alergimu itu supaya jenis obat bisa diganti.

2. Pada jenis alergi gatal, oles krim hidrokortison (steroid)
Gatal-gatal kemerahan pada kulit adalah salah satu contoh alergi obat yang sering terjadi. Kamu bisa menerapkan pengobatan luar dengan salep atau krim hydrocortisone. Jenis obat adrenokortikal steroid ini punya sifat anti-inflamasi dan anti alergi. Gak hanya ampuh mengobati demartitis alergi, krim Hydrocortison juga cocok untuk mengobati eksim, inflamasi dan infeksi kulit lainnya.

Pastikan kamu sudah bertanya pada dokter atau apoteker dan tahu dosis obat serta cara pakainya. Sebab pemakaian krim ini gak diajurkan terlalu sering dan jangka panjang.

 

3. Segera minum obat pereda alergi
Cara cepat mengatasi gejala alergi adalah dengan langsung meminum obat pereda alergi. Langkah ini juga bisa menekan munculnya reaksi alergi yang lebih parah. Di antaranya adalah obat antihistamin (diphenhydramine, chlorpheniramine, cetirizine, loratadine). Antihistamin bekerja dengan cara menghambat sistem antibodi yang aktif dalam tubuh ketika alergi bereaksi.

Gatal-gatal, ruam dan mata merah adalah bentuk gejala alergi yang pasti mengganggu aktifitasmu. Ada juga obat kortikosteroid yang mampu atasi peradangan pada dampak alergi yang lebih parah. Kortikosteroid dan antihistamin tersedia dalam bentuk kapsul, obat sirup, tablet, tetes mata sampai semprotan hidung.

Tips Memasang Lantai Kayu Parquet

Tips Memasang Lantai Kayu Parquet – Saat ini sudah semakin banyak orang yang senang untuk dapat mendesain rumah dan seisinya dengan inspirasi sendiri. Salah satu desain yang bisa di lakukan adalah memilih dan memasang lantai. Lantai parquet  merupakan jenis lantai yang terbuat dari kayu yang telah mengalami pengolahan yang kemudian ditekan menjadi kepaingan-kepingan kayu. Penggunaan parquet kayu sebagai lantai akan membuat estetika rumah kalian jauh menjadi lebih indah jika dibandingkan memakai lantai keramik biasanya.

Memasang lantai parquet tidak sesulit apa yang dibayangkan dan kalian bisa melakukannya sendiri di rumah. Agar pemasangan lantai parquet bisa maksimal kalian perlu mengetahui hal-hal yang harus disiapkan dan diperhatikan.

Tips Memasang Lantai Kayu Parquet

1. Pilih parquet kayu dan peralatan yang dibutuhkan
Langkah pertama yang perlu kalian lakukan adalah menyiapkan bahan parquet dan peralatan yang dibutuhkan. Parquet lantai sendiri memiliki beragam motif, ukuran, jenis bahan, dan harganya. Nah, kalian tinggal menyesesuikan flooring dengan selera dan kebutuhan kalian di rumah.

Peralatan seperti gergaji, lap, lem kayu, amplas, kape, dan paku menjadi alat yang harus kalian siapkan. Dengan alat yang lengkap tentu akan  mudahkan dalam pemasangan dan menunjang hasil akhir lantai parquet.

2. Bersihkan dan ratakan lantai yang akan dipasangi kayu parquet
Berikutnya, sebelum memasang parquet kayu pada permukaan lantai, kalian perlu membersihkan dan meratakan permukaan lantai yang tidak rata. Lantai yang kotor dan tidak rata akan membuat lantai parquet tidak bisa terpasang dengan rapi dan presisi. Biasanya terdapat bagian yang menonjol dan timbul gundukan.

Kalian bisa menyapu atau mengepel lantai yang akan dipasang karpet. Dan, jika ada bagian yang berlubang dan tidak rata kalian bisa menambalnya menggunakan semen agar permukaannya kembali rata.

3. Berikan lem kayu pada lantai secara merata
Tahap ketiga adalah mengoleskan lem kayu pada permukan lantai yang akan dipasangai parquet kayu. Kalian bisa mengoleskan lem menggunakan alat kape secara merata dan usaakan jangan terlalu tebal untuk lapisan lemnya.

Pastikan jangan terlalu lama membiarkan lem, karena akan membuat lem menjadi kering dan daya rekatnya berkurang. Apabila lem sudah merata segera pasang lantai parquet kayunya.

Ketahuilah Fakta Sejarah Mengenai Pohon Cemara Natal

Ketahuilah Fakta Sejarah Mengenai Pohon Cemara Natal – Seperti yang kita semua ketahui bahwa saat ini sudah semakin banyak orang yang senang jika melihat pohon natal. Bulan Desember adalah bulan yang identik dengan perayaan Natal bagi penganut agama Kristen di seluruh dunia. Biasanya, dalam perayaan Natal ada beberapa simbol atau ornamen yang selalu melekat dan seolah menjadi sebuah keharusan dalam perayaan Natal. Dua hal yang selalu melekat dengan perayaan Natal adalah pohon cemara bersalju dan Sinterklas.

Ketahuilah Fakta Sejarah Mengenai Pohon Cemara Natal

Pohon cemara memiliki makna khusus bagi orang-orang Eropa
Ada sebuah pertanyaan sederhana yang bahkan belum tentu bisa dijawab oleh orang-orang yang merayakan Natal itu sendiri, mengapa pohon Natal franquiciasdoncurado identik dengan cemara? Yup, pertanyaan sederhana namun membutuhkan jawaban yang panjang akan sejarahnya. Faktanya, bagi orang-orang Eropa, Amerika, Kanada, dan bahkan penduduk yang tinggal di wilayah Arktika yang selalu dingin, pohon cemara memang memiliki tempat yang spesial.

Dicatat dalam laman History, cemara adalah salah satu pohon yang bisa bertahan hidup sepanjang tahun, termasuk dalam cuaca ekstrem yang membeku. Hal ini membuat pohon cemara dijadikan makna damai secara simbolis bagi kebanyakan orang Eropa, bahkan sebelum agama Kristen ada.

Oh ya, secara ilmiah pohon cemara memang merupakan salah satu spesies tanaman yang sangat tahan terhadap suhu dingin. Studi ilmiah berjudul Cold Tolerance in Cypress: A Physiological and Molecular Study yang diterbitkan pada 2011 mengungkap bahwa tanaman cemara sanggup bertahan hidup dengan baik pada suhu minus 15 hingga minus 30 derajat celcius.

Nah, setelah agama Kristen masuk ke tanah Eropa secara masif, penggunaan pohon cemara diperluas untuk mempercantik perayaan Natal yang identik dengan salju dan cuaca dingin. Pada awalnya, beberapa warga Eropa kuno memberikan hiasan sekadarnya pada pohon-pohon hijau yang ada di pekarangan rumahnya pada saat musim dingin tiba.

Hal ini berlanjut hingga abad pertengahan, di mana Natal menjadi perayaan paling besar di tanah Eropa kala itu. Di zaman tersebut, banyak warga Eropa yang masih sangat kolot dan minim ilmu pengetahuan. Bagi mereka, penggunaan pohon cemara di musim dingin – selain untuk mempercantik perayaan Natal – juga dipercaya bisa menangkal roh jahat.

 

Selain air, tanaman hijau seperti cemara juga dianggap sebagai sumber kehidupan
Ada beberapa pendapat yang mengaitkan pohon Natal dan tanaman hijau lainnya dengan hal-hal yang berbau mistis atau takhayul yang pernah ada di zaman kuno. Salah satunya adalah anggapan bahwa tanaman hijau merupakan salah satu sumber kehidupan dan keberuntungan. Faktanya, secara ilmiah memang tanaman adalah organisme yang menghasilkan unsur-unsur kehidupan seperti sumber oksigen dan pangan.

Namun, jika dikaitkan dengan kekuatan mistis atau apapun yang berkaitan dengan takhayul, tentu hal tersebut sudah menjadi salah kaprah bagi sains. Terlepas dari itu semua, nyatanya orang-orang zaman dulu memang sangat percaya dengan keberuntungan jika dikaitkan dengan keberadaan tanaman hijau, dilansir dalam laman History.

Tanaman hijau erat kaitannya dengan tradisi atau ritual kuno. Bangsa Romawi kuno, misalnya, yang mengaitkan tanaman hijau (cemara dan pohon lainnya) dengan keberuntungan yang berhubungan dengan dewa pertanian, yakni Saturnus. Begitu pula bangsa Mesir kuno, yang percaya bahwa tanaman palem hijau merupakan simbol kemenangan hidup atas kematian.

Namun, pada saat agama Kristen masuk ke tanah Eropa, kepercayaan rakyat tersebut dihapuskan dan tanaman hijau (termasuk cemara) diubah peruntukannya sebatas pada dekorasi untuk mempercantik lingkungan pada saat Natal tiba. Pada prinsipnya, pohon cemara dijadikan ornamen Natal hanya sebatas pada makna damai secara simbolis. Dan lagi, cemara adalah pohon kuat yang banyak tumbuh di Eropa, Amerika, dan Kanada.

Kalangan ilmuwan dan pakar sejarah menyimpulkan bahwa tradisi penggunaan pohon Natal sebetulnya tidak berkaitan dengan kepercayaan kuno di masa lalu. Namun, di zaman kuno memang ada kepercayaan atau tradisi rakyat yang menempatkan tanaman berdaun hijau sebagai pedoman keberuntungan mereka.